Masyarakat Desa Loa Kulu Kota Sambut Baik Program Kukar Idaman 'Terang Kampung Ku'

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Program Penerangan kampung yang masuk kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026 telah dirasakan oleh masyarakat.

 

Desa Loa Kulu Kota di Kecamatan Loa Kulu adalah salah satu desa yang telah merasan manfaat progran penerangan kampung tersebut. Tentunya ini memberikan kepuasan dan kepercayaan besar dari masyarakat terhadap pemerintah daerah.

 

Kepala Desa Loa Kulu Kota Mohamad Rizali mengatakan, program penerangan itu merupakan program dedikasi Kukar Idaman yaitu Terang Kampung Ku.  Tidak hanya menyambut baik progran tersebut, bahkan masyarakat desa Loa Kulu Kota berinisiatif membayar iuran guna membeli voucher listrik dengan nilai 5 ribu rupiah per keluarga.

 

"Iuran itu merupakan inisiatif dari masyarakat sendiri, karena mereka sudah sangat senang telah dipasangkan jaringan listrik PLN dan tak mau membebankan pemerintah lagi untuk membeli viucher listriknya," kata Mohammad Rizali pada Poskotakaltimnews, Selasa (21/5/2024).

 

Iuran tersebut tak hanya untuk membeli voucher saja, tapi termasuk dengan perawatan jaringan listrik yang sewaktu waktu bisa mengalami kerusakan dan untuk membayar petugas penarik iuran itu.

 

"Tentu saja mereka tak merasa terbebani dengan nilai itu, karena itu murni inisiatif warga. Berbeda kalau kita yang meminta warga itu baru membebani mereka," ujarnya.

 

Ia mengaku masih ada sebagian titik yang belum mendapatkan penerangan, namun hal itu akan ditangani melalui program desa yaitu energi terbarukan dengan menggunakan tenaga solar cell.

 

"Dalam 1 tahun kita adakan 25 tiang listrik, ini merupakan tahun ketiga," tegasnya.

 

Pihaknya juga mengapresiasi kepada pemerintah daerah yang telah merealisasikan program Terang Kampung Ku, khususnya di desa Loa Kulu Kota. Dengan penerangan tersebut pastinya sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat.

"Dengan adanya penerangan pastinya meminimalisir resiko kecelakaan maupun tindakan kriminalitas di desa ini," ungkapnya. (adv/riz)